Archive

Archive for the ‘Uncategorized’ Category

Sedikit perkenalan tentang Ren’Py

Di post sebelum ini saya sempat bercerita mengenai proyek game Visual Novel yang dibuat oleh saya dan teman-teman. Nah, sekarang saya akan menjelaskan sedikit tentang proyek itu. Terutama dari sisi koding programnya. Yah, posisi saya sendiri di situ adalah coder.

Read more…

Categories: Uncategorized

Tugas Softskill

27 February 2011 Leave a comment

http://www.mediafire.com/?znb8balcd7cq8hp

Bisa diambil disitu tugasnya.

Categories: Uncategorized

Auto-Update

8 November 2010 Leave a comment

Buh bah buh sudah lama saya tidak menyentuh blog ini… banyak sekali komentar (spam) yang menunggu untuk di setujui. :p

Karena kesibukan di dunia nyata sekaligus terbuai oleh ramain dan serunya ber-forum-ria akhirnya blog ini terabaikan. Ckckckck… pemilik yang tidak bertanggung  jawab! Read more…

Categories: Uncategorized

SMA Chapter 7: Quote Favorit OMF (1)

Originally Posted by Lainemaa
————————————
All of the four main genres (seinen, josei, shounen and shoujo) can be broken down into four basic categories.

The four types of Seinen:

1. Realistic stories handled in a mature way.
2. Look how much gore and violence I can fit in a chapter! Plot? What plot?
3. I’m a loser but I’m surrounded by a horde of hot women.
4. Moe.

The types of Josei:

1. Bunch of hot guys having adventures with homoerotic subtext.
2. I wonder if he’s the right guy for me?
3. Family sitcoms.
4. Yaoi.

Types of shounen:

1. I’m trying to save the world.
2. I’m going to get stronger and beat you all!
3. I’m stupid and it’s hilarious.
4. Boobs.

Types of shoujo:

1. I can’t decide whether I like him or not.
2. I’m a magical girl and I save the world with sparkles!
3. I’m stupid and it’s hilarious.
4. Bishies.

Categories: Uncategorized

Benarkah dunia ini diciptakan dalam keseimbangan dan berpasangan?

Banyak yang bilang, segala hal di dunia diciptakan berpasangan. Hitam-Putih. Pria-Wanita. Panjang-Pendek, Lapar-Kenyang, dan sebagainya. Jadi waria dan semacamnya itu melanggar azas “Berpasangan”

Tapi banyak juga yang berkata bahwa segala sesuatu itu harus seimbang dan tidak berlebihan. Makan jangan terlalu kenyang, namun jangan terlalu lapar. Jangan terlalu boros, tapi jangan juga terlalu pelit. Seimbang.

Tapi jika keduanya dipasangkan, yang terjadi justru bertabrakan. Contoh, waria. Melanggar azas berpasangan, tapi azas keseimbangan, dia benar. :)

Jadi mana yang benar, kita harus jelas sejelas hitam-putih, atau harus seimbang seperti abu-abu?
Dan azas apa yang anda pakai, “berpasangan” atau “keseimbangan”?

Terima kasih.

hmmm… terminologi ‘berpasangan’ lazimnya merujuk pd 2 ‘keberadaan’ (entitas) yg dpt menyatakan saling mengadakan ataupun meniadakan. sedang terminologi ‘keseimbangan’ lazimnya merujuk pd 1 kondisi yg dpt menyatakan 2 keberadaan (entitas) dpt saling melengkapi/menyatukan ataupun menguraikan/menceraikan.

jadi boleh dimaklumkan bahwa kondisi keseimbangan adalah kondisi berpasangan (absolut), artinya unsur2 didalamnya dpt menyatakan saling mengadakan sekaligus saling melengkapi. sederhananya, dgn keberadaan pria dan wanita yg saling meniadakan justru saling melengkapi satu sama lainnya. hanya pria saja yg dpt melengkapi wanita dan hanya wanita saja yg dpt melengkapi pria.

mengenai waria sbg contoh kasus anda, jelas tdk dpt disebut sbg kondisi yg menyatakan keseimbangan, apalagi berpasangan. waria adlh fenomena yg boleh disebut sbg dwi-tunggal (two in one) yg justru keberadaannya tidak berpasangan sehingga tak seimbang. tak dpt dipasangkan dgn yg lain dan tak dpt melengkapi yg lain. ia hanya dpt berpasangan dan seimbang terhadap dirinya sendiri.

> Jadi mana yang benar, kita harus jelas sejelas hitam-putih, atau harus seimbang seperti abu-abu? Dan azas apa yang anda pakai, “berpasangan” atau “keseimbangan”?

perbedaan mendasar antara manusia dgn warna adalah manusia dpt (berkehendak) mensifati dirinya sendiri sedang warna tidak dpt mensifati dirinya sendiri. sederhananya, manusia bisa mewarnai dirinya, sedang warna tak bisa memanusiakan dirinya.

hmmm… jadilah manusia sesuai warna yg kau inginkan, namun jangan berpaling dari hakekat keberadaanmu yg sejatinya lebih tinggi dan lebih agung dari warna yg kau inginkan.


useful hopefully.. thanks… ^_^

Categories: Uncategorized
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.