Home > Berita dan Peristiwa, Teknologi > PERBEDAAN PROCESSOR INTEL: Ambiguitas antara “Dual Core”, “D”, dan “Core Duo (1)

PERBEDAAN PROCESSOR INTEL: Ambiguitas antara “Dual Core”, “D”, dan “Core Duo (1)

Apa beda “Core Duo” dengan “Dual Core”?

Inilah pertanyaan yang paling sering ditanyakan oleh banyak orang saat memilih prosessor Intel. Terkadang, mereka juga bingung apa beda Pentium dengan Celeron (Yang sering salah pengertian) dan sebagainya. Sering pula muncul pertanyaan “Bagusan mana, Pentium 4 atau Centrino?” dan dijawab dengan salah pengertian. Hmm…

Agar kita tidak salah sangka dan salah memilih prosessor yang tepat, ada baiknya kita melihat sejarah terlebih dahulu.

– Pertanyaan 1: Apa beda Pentium dengan Celeron?

Pentium, di masa awal kelahirannya, adalah derivative dari arsitektur Intel i486. Intel mengeluarkan processor ini pada tahun 1995, dengan kode P5 (i486 adalah P4, i386 adalah P3, dst)

Jika mengikuti system penamaan dari Intel, seharusnya processor ini dinamakan i586. Namun sepertinya Intel tidak menyukai nama ini. Terlebih produsen lain banyak menamakan prosessor mereka dengan kode angka. Atas dasar inilah, Intel mengeluarkan nama Pentium.

Tunggu, dari mana Celeron berasal?

Seperti yang dijelaskan di dalam Wikipedia, Celeron adalah versi murah dari Pentium. Banyak orang mengatakan bahwa Celeron adalah produk gagal atau Pentium yang cacat produksi. Itu semua SALAH BESAR.

Celeron dikeluarkan karena 1 hal, AMD. Yups! AMD adalah rival abadi dari Intel. Tapi jangan salah sangka, Intel adalah guru dari AMD. Kok bisa? Begini…

Pada dasarnya, semua processor Intel berbasis pada 1 arsitektur, x86. Dari arsitektur dasar inilah, Intel mengeluarkan processor seri lainnya yang berkode 86 dibelakangnya (Seperti 386, 486, 586, dsb) Kesuksesan arsitektur ini memicu produsen lain untuk membangun prosessor yang disebut “x86  compatible” atau dengan kata lain, variasi dari x86.

Salah satu yang sukses adalah AMD dengan seri AMD “Kryptonite” K5 (1996). Prosessor ini adalah pesaing utama dari Pentium I, yang sering disebut sebagai “Superman” (Itulah kenapa dinamakan Kryptonite ^_^). Harga yang ditawarkan dari “Kloningan Pentium I” ini lebih terjangkau dari produk dari Intel. Dan tidak disangka pula, performa yang dihasilkan cenderung lebih hebat dari Pentium I. Intel pun goyah, dan demi menjaga kelangsungan bisnisnya, Intel mengutak-atik Pentium agar bisa lebih murah dan viola! Keluarlah Celeron. Tapi demi bisnis, Intel memangkas fitur Celeron agar murah biaya produksinya.

Sampai sekarang, Intel masih menggunakan Celeron sebagai versi “paling murah” dari semua jajaran produknya. Seiring tuntutan jaman, AMD juga mengeluarkan prosessor sejenis dengan Celeron yang diberi nama Duron. Tapi sudah dihentikan produksinya.

  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: